Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus

Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus

Oleh: drg. Indah Triyanti, MM – Kepala Skh Bougenville, Tangerang Selatan. Setiap anak adalah istimewa, tidak ada perbedaan antara yang normal dan anak berkebutuhan khusus. Mereka (anak berkebutuhan khusus) seharusnya memiliki hak yang sama, hak sekolah ataupun bermain, hak untuk mendapatkan cinta dari kedua orangtua. Pada dasarnya anak berkebutuhan khusus juga layak mendapatkan apa yang menjadi haknya, seperti pendidikan.

Buktinya banyak anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi ditingkat nasional maupun internasional. Bahkan, banyak yang sudah memiliki penghasilan sendiri, dari apa yang mereka kerjakan. Hal ini membuktikan bahwa, mereka mampu meraih prestasi melebihi anak-anak yang normal. Namun sayang, pendidikan yang seharusnya menjadi haknya, terkadang mereka tidak dapatkan. Karena sedikitnya sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus.

Mendidik anak berkebutuhan khusus, juga harus dengan pola ajar yang khusus. Pola ajar yang khusus ini seperti pola pendidikan inklusi, supaya mereka mendapatkan pengajaran dan penanganan yang lebih khusus.

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami kelainan atau penyimpangan (fisik, mental intelektual, sosial, emosional) dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya sehingga mereka memerlukan pelayanan pendidikan khusus (Identitas ABK dalam pendidikan inklusi, 2007).

Sehingga guru yang mengajarkan juga harus mempunyai keahlian secara khusus. Sebaiknya yang menjadi pendidik anak-anak berkebutuhan khusus merupakan seorang terapis. Selain mengajarkan sebuah ilmu pengetahuan, sang guru juga mampu melakukan terapi agar anak-anak mampu menemukan jati diri dan potensinya.

Leave a comment