Sekolah Bukan Tempat Penitipan Anak

Sekolah Bukan Tempat Penitipan Anak

Oleh: Tuti Alawiyah S.Psi – Koordinator BKI pada Pusat Tumbuh Kembang Bougenville. Banyak orangtua beranggapan bahwa sekolahan seperti halnya tempat penitipan anak. Orangtua hanya mengantarkan dan menaruh anaknya di sekolah, setelah itu ditinggal. Jika dicermati secara mendalam, banyak orangtua yang tidak memahami arti sekolah. Sekolah merupakan tempat untuk mendidik anak menjadi lebih berkarakter dan mengembangkan potensinya agar menjadi apa yang dicita-citakan.

Bayang jika sekolah hanya menjadi tempat penitipan anak, sekolah hanya berperan menjaga anak-anak yang dititipkan oleh orangtua ke sekolah. Sehingga sekolah tidak mempunyai tanggungjawab atas tumbuh kembang anak. Pada kenyataannya tidak seperti itu, guru dituntut untuk mampu membuat anak menjadi pandai dan cerdas. Padahal hal itu sangat mustahil jika di rumahnya tidak diajar atau dididik kembali oleh orangtuanya.

Seharusnya orangtua juga memahami hal ini, sekolah merupakan tempat pendidikan. Sehingga orangtua juga harus mampu berperan di sekolah. Berperan di sekolah bukan berarti harus mengajar di sekolah. Berperan di sekolah bisa dilakukan setelah sekolah selesai, mengajarkan kembali apa yang telah guru lakukan, orangtua juga mampu mengajarkan tentang kepribadian, sopan santun, atau mengulang pembelajaran.

Mulai sekarang jika Anda sebagai orangtua, jangan menjadikan sekolah hanya tempat penitipan anak. Jadikan sekolah adalah tempat pendidikan untuk membuat anak menjadi lebih memiliki karakter. Apalagi jika yang dididik adalah anak berkebutuhan khusus, maka wajib hukumnya orangtua berperan dalam membangun karakternya di rumah.

Leave a comment